Blogger dan Satpol PP

Penggusuran blogger

Masa-masa sekarang ini memang lagi marak-maraknya yang namanya penggusuran bangunan liar dan pedagang kaki lima. Seperti yang sering kita saksikan di berita-berita stasiun TV, tidak sedikit lapak dagangan yang secara tiba-tiba didatangi satpol PP dan penggusuran disertai kericuhan pun terjadi. Para pedagang kaki lima berusaha melindungi dagangannya, ada juga yang berusaha lari. Tapi sepertinya semua itu sia-sia dan dagangan mereka berakhir di mobil angkut satpol PP atau bahkan hancur berantakan. Bangunan-bangunan liar yang berdiri tanpa ijin resmi pun juga tidak luput dari razia. Dengan dipersenjatai buldozer, para petugas yang hanya bermaksud menjalankan tugas ini mulai membersihkan area pemukiman liar, serta meng-evakuasi para pemilik rumah dengan paksa. Semuanya hancur, yang tersisa hanyalah kesedihan karena kehilangan mata pencaharian dan tempat tinggal. Jika sudah terjadi, apa daya? Tidak ada yang bisa dilakukan walaupun sudah berusaha melawan.

Sama halnya dengan yang terjadi di kalangan blogger, kejadian serupa juga terjadi belakangan ini. Blogger.com sedang gencar-gencarnya melakukan razia dan tidak segan-segan ‘menggusur’ blog anda tanpa ampun, apabila kedapatan anda melanggar TOS mereka. Apa saja sih TOS yang sering sekali dilanggar oleh pengguna Blogger seperti menyembunyikan navbar resmi Blogger, memasang banner affiliasi yang berlebihan, posting dalam jumlah banyak dalam sehari, bahkan praktek berjualan link dan paid review pun bisa dianggap melanggar Undang-Undang Blogger.com. Mungkin ini hanya pelanggaran sepele seperti menyembunyikan navbar, tapi akibatnya bisa kena gusuran jika tertangkap basah oleh Satpol PP nya Blogger.com. Apa daya kita jika itu terjadi? Kita kan hanya menumpang gratisan, jadi semua terserah yang punya tanah per-bloggeran. Mau diapakan blog kita di kemudian hari, kita hanya bisa pasrah dan mengangguk dengan muka kisut XD. Ibaratnya menggunakan jasa blog gratisan itu seperti mendirikan rumah di tanah orang. Karena yang empunya tanah memperbolehkan kita membangun rumah secara gratis, maka kita harus tunduk pada aturan yang berlaku. Jika melanggar, siap-siaplah melihat rumah kita digiling dengan buldozer.

Bagi para pengguna Blogger.com yang sengaja menggunakan blognya untuk monetisasi (jualan link, paid review, dll), itu tidak ada bedanya dengan pedagang kaki lima yang berjualan di pinggir jalan. Mungkin lebih tepatnya dipanggil ‘blogger kaki lima’ saja yah *ditampol*. Bukannya melarang atau menghina, tapi bukan tidak beresiko jika kita berjualan di tanah milik pemerintah, apalagi jika kita tidak membayar ‘uang pelicin’ supaya dagangan kita aman dari razia. Yah, sama juga di dunia blogging, selama ini kita berjualan di tanah siapa kalau bukan Blogger.com? Berapa dollar sejak dagangan link kita laku, yang kita sempat sisihkan untuk memberikan ‘uang pelicin’ kepada Blogger? Nothing! Jangan heran kalau sebuah blog yang penuh dengan link-link berbayar dan postingan review yang entah kapan kita tidak tahu tiba-tiba menghilang dari peredaran karena terjaring razia dan digusur oleh yang punya. Jika sudah terjadi, dagangan kita hancur, pembeli pada kabur, dan pastinya nasi sudah menjadi bubur *digaplok*

Supaya aman dari penggusuran, seseorang harus membeli sebuah rumah dengan surat-surat yang resmi dan tentunya membelinya paki uang. Pedagang yang pintar akan menyewa sebuah ruko untuk menjual dagangannya. Sama halnya dengan blogging, rumah dan ruko berbicara tentang hosting berbayar. Memiliki blog dengan hosting berbayar sebagai pondasi akan lebih aman dan nyaman. Aman, blog kita aman dari razia penggusuran oleh Satblog PP (Satpol Blogger PP). Nyaman, kita memegang kuasa penuh atas blog kita dan tidak terikat dengan siapapun (kecuali biaya hosting bulanan). Karena kita membayar berarti membeli dan semuanya terjamin dan bergaransi. Jika punya uang, kenapa tidak untuk berpindah dari hosting gratisan Blogger ke hosting berbayar? Apalagi jika anda adalah seorang ‘pedagang’, modal dikit kenapa? Coba bandingkan antara pedagang kaki lima dengan pedagang yang berjualan di ruko laris mana? Tinggi mana tingkat kepercayaan pembeli? Tinggi mana harga barang yang bisa dijual? Sama halnya dengan blog hosting berbayar, dalam hal ini WordPress. Kebanyakan advertiser yang lebih berminat pada blog berbayar karena disamping fitur-fiturnya lengkap seperti plugin, themes, unique IP, dll; juga menunjukkan kredibilitas dan keseriusan blogger itu dalam mengelola bisnis. Itu sudah pasti dan terbukti banyak link dan artikel yang terjual dengan harga tinggi.

Lalu bagaimana cara untuk pindah rumah dari Blogger ke WordPress? Pada episode sebelumnya pernah dibahas tentang cara berpindah hosting tersebut. Silahkan anda baca sendiri nanti setelah selesai membaca postingan ngaco ini. Untuk memilih tempat untuk membeli hosting, sangat disarankan untuk membeli di provider luar seperti Hostgator. Blog Anak SD pun memakai itu karena selain semuanya serba unlimited, servernya tidak pernah down. Sekarang semuanya kembali pada anda, masih mau tinggal di pinggir jalan, jadi pedagang (blogger) kaki lima, atau gimana? Yang jelas jangan sampai terjadi seperti gambar dibawah ini :

gusur

Ahahahaha, cukup sekian postingan ngaco ini. Silahkan jika ada saran kritik mohon kasih komentar. Thanks and seeya XD

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

14 Responses to “Blogger dan Satpol PP”

  1. Tony says:

    hiks hiks hiks nasibku di blogger

  2. marin says:

    hahaha.
    good post cc 😀

    iyah nih, mustinya kalo bermodal pindah aja ke web bbayar tp saya ga ada duit :p

    kalo ga melanggar TOS mrk ga digusur kan?
    wkwk.

    jadi kalo kt bikin job aja itu uda mlanggar? 0_0

  3. mr-mung says:

    hehe…. nasibku jadi pedagang kaki lima, hiks…. tp pedagang kaki lima yg gk dipinggir jalan, dan tidak melanggar peraturan, jd semoga aman dan income tetep lancar. 😀

  4. whiebowo tea says:

    thanks bro info nya……mudah2n aku ga id gusur deh…….hahahah…
    wong aku masih belajar ko udah mau di gusur……kasian donk aku…..

  5. bayu says:

    hehhe..ko blog2 py ku yang sekali pake (cuman ngejar google trend) blm ada yang digusur ya? btw..sekalian kunjungan balik..thanks dah mampir ke blog ku yg jarng di update… :p

  6. kang dadang says:

    wah gak pernah gunain blogger sih kalo buat make money online……..blogger hanya buat jouenar pribadi doank

  7. Artikel yang berbobot banget….

    iya.. sebaiknya kalo mau serius, di barengi sama modal juga…

    kalo hanya untuk latihan sih…gratisan masih OK…

  8. a'ak budi says:

    hey ore,, gmna ni kabarnya?

  9. Zippy says:

    Wadow..ternyata si Ore udah pindah platform ke WP 😀
    WP emang asik :)

  10. arwin kim says:

    sejak kapan nih ore beralih ke WP 😀

  11. […] jualan text link ads atau paid review. Seperti yang pernah ore bilang jauh-jauhari sebelumnya XD, Blogger tidak ubahnya seperti satpol PP yang gusur sana gusur sini. Apabila blog yang digunakan untuk paid review dan semacamnya terhapus, […]

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

Powered by WordPress | Designed by: Free MMORPG | Thanks to MMO List, Video Game Music and Game Wallpapers