Archive for the ‘Binatang’ Category

Khasiat Daging Ikan Tongkol

ikan tongkolKita semua tahu kalau ikan, terutama ikan di laut memiliki kandungan gizi yang sangat tinggi dan baik dikonsumsi untuk menambah kecerdasan anak. Ore sebagai anak SD juga gemar memakan ikan laut karena kata mami supaya menjaga kesehatan. Kali ini ore akan memaparkan sedikit tentang salah satu ikan favorit ore, yaitu ikan tongkol.

Bagi lidah Indonesia, ikan tongkol atau dalam bahasa latinnya adalah Thunnus maccoyii sangatlah cocok. Daging ikan tongkol sangat gurih, padat dan mudah diolah menjadi berbagai menu makanan sehingga ikan ini menjadi pilihan yang tepat untuk menjadi menu makanan sehari-hari. Selain itu, ikan tongkol juga memiliki kandungan protein yang tinggi dan sangat cocok dikonsumsi oleh anak-anak dalam masa pertumbuhan. Karena itulah ikan tongkol sebagai menu makanan laut sangat disarankan karena rasanya sangat enak dan bergizi. Bagi anda yang memiliki alergi terhadap makanan laut, anda tidak usah khawatir karena anda bisa menangkalnya dengan minum air rebusan beruang, eh salah, maksud ore air rebusan tanaman kumis kucing. Obat atau ramuan ini dapat menghambat gejala akibat alergi terhadap ikan tongkol.

Di pasar ikan, tongkol biasanya dijual dalam keadaan sudah matang atau diasap. Namun jika yang anda cari adalah kandungan gizinya, akan lebih baik jika anda membeli tongkol segar untuk dimasak sendiri di rumah. Nilai gizi tongkol terletak pada cairan tertentu yang keluar saat diolah (bisa direbus, dikukus atau digoreng). Seandainya saja anda membeli tongkol asap, cairan yang terkandung dalam daging tongkol itu tentunya sudah menguap dan nilai gizinya berkurang banyak.

Selain lezat dan bergizi, tongkol juga memiliki khasiat yang cukup spesifik, yaitu merangsang pertumbuhan sel-sel darah merah dan menghambat proses penuaan. Makannya, jika ingin awet muda, disarankan untuk mengkonsumsi daging ikan tongkol. Jika dikonsumsi secara rutin, minimal tiga kali dalam seminggu sebagai menu utama, penyakit semacam rheumatic dan anemia akan sulit mengganggu anda. Khasiat tongkol lainnya adalah untuk mengobati penyakit antara lain :

1.Rheumatic dan Linu Tulang
Anda dapat memperoleh khasiat ikan tongkol yang ini dengan menjadikannya sebagai menu utama sehari-hari. Anda bisa merebus atau menggorangnya, tergantung selera. Karena khasiatnya terletak pada daging, akan sangat baik jika kita mengolah ikan tongkol segar. Untuk terapi Rheumatic yang serius, sebaiknya dikonsumsikan tiap hari dengan porsi yang cukup. Sedangkan untuk terapi ringan, cukup 2-3 kali dalam seminggu. Selam pengobatan ini, hindari mandi malam, hawa dingin, atau olah raga berlebihan.

2.Anemia atau Lesu Darah
Tanda-tanda anemia adalah cepat capek, pegal-pegal dipersendian , pucat, kuku dan kelopak mata pucat, dan terdapat garis-garis hitam dibawah mata. Jika anemia menyerang, segera, segera atasi. Pada kondisi tubuh yang demikian, virus mudah menyerang karena kekebalan tubuh sangat menurun. Yang harus dilakukan oleh tubuh adalah segera membentuk sel-sel darah merah agar sistem kekebalan menguat kembali. Kandungan alami dalam ikan tongkol sangat baik untuk merangsang pembentukan sel darah merah. Namun pengolahannya harus direbus, dan dimakan dengan kuahnya sekaligus.

Sebab jika melalui proses penggorengan, beberapa jenis protein akan rusak. Sebagai pengobatan, biasakan 3-4 kali dalam seminggu untuk mengkonsumsinya.

3.Mencegah Ejakulasi Dini
Jika kehidupan pasutri anda sedang menurun, mungkin saja disebabkan oleh berbagai faktor. Di sini apotek laut akan membantu anda dalam menghindarkan ejakulasi dini dan bisa tahan lama .

Caranya : ambil insang pada tongkol segar, rebus dengan daun jeruk purut 2 – 3 lembar dan sedikit garam hingga mendidih. Minum ramuan ini 1 – 2 jam sebelum berhubungan. Sedangkan bagi wanita cukup mengkonsumsi dagingnya secara teratur, akan meningkatkan vitalitas, termasuk di dalam urusan pasutri anda.

4.Kulit Kusam
Kulit dibagian tertentu seperti betis, lutut, lengan, dan siku sering terasa kasar dan kusam. Bagi kaum wanita hal ini sangat mengganggu penampilan dan kecantikan. Resep berikut bisa dicoba. Ambil kulit ikan tongkol dengan cara disayat-sayat, khusunya di sekitar sirip punggung sampai ekor. Rebus dengan batang serai yang dimemarkan dan tambahkan garam secukupnya. Makan sekaligus kuahnya secara rutin 2 – 3 kali seminggu. Sisik pada permukaan kulit tersebut perlahan-lahan akan mengelupas dan kulit menjadi halus kembali.

Nah, demikian khasiat ikan tongkol sebagai sari laut. Wah, kali ini ore mengiklankan ikan tongkol biar banyak dikonsumsi orang nih. Biasanya kan kalo orang minta diiklankan, dia harus bayar. Berarti yang harus bayar untuk iklan ini adalah ikan-ikan tongkol di laut dong, ahahahahaha *digigit ikan tongkol*

Incoming search terms for the article:

Khasiat Daging Tupai

Haiyaaaaa, rasanya nih pengen ngomongin soal binatang. Setelah menulis tentang kepiting dan beruang, kali ini ore ingin membahas tentang tupai. Tahu kan tupai itu binatang apa? Atau pernah dengar pepatah “sepandai-pandai tupai melompat, akhirnya jatuh juga.” Tupai adalah mamalia berukuran kecil seukuran tikus, tapi hidupnya di pepohonan dan mereka membuat rumah dengan membuat lubang di pohon. Makanannya adalah biji-bijian dan buah-buahan seperti kenari. Bagi petani kelapa, mungkin tupai adalah hama kelapa. Tapi tahukah jika ternyata daging tupai itu sangat berkhasiat? Baru-baru ini ore baca di buku entah buku apa lupa, banyak informasi yang ore dapatkan tentang khasiat daging tupai seperti dapat menyembuhkan sakit gula, ginjal, kanker, dan diyakini mempunyai efek menetralisir gula darah.

Masing-masing dari bagian tubuh tupai memiliki khasiat tersendiri. Otak tupai dipercaya dapat menyembuhkan keterbelakangan mental. Adapun janin tupai juga berkhasiat bagi wanita mandul. Daging tupai dapat menambah stamina, sangat berguna bagi mereka yang loyo. Bagi penderita diabetes, daging tupai merupakan alternatif yang sangat cocok. Hha, tak disangka ternyata binatang kecil yang lucu ini sangat berkhasiat. Tak jarang jika masyarakat sekitar perkebunan kelapa memburu tupai untuk dijual kepada tukang obat.

Kira-kira seperti itulah yang ore baca. Hha, kayaknya ore tahu tempat dimana ada tupai. Mungkin bisa ditangkap buat dijadiin obat. Hahahaha….

Incoming search terms for the article:

Diserang Ama Beruang

Nah kayak beginilah jika ada beruang mengamuk. Gambar disamping ini adalah orang yang habis diserang ama beruang. Ini ceritanya diambil dari blog orang dan diterjemahkan kembali oleh anak SD lho. Jadi gini, tuh orang kan lagi tidur di dalam tenda bersama temen-temennya, entah darimana asalnya tiba-tiba ada beruang masuk tenda dan mencabik-cabik orang di dalamnya. Gambar disamping ini masih belum seberapa karena masih ada gambar yang lebih serem lagi. Tapi berhubung yang punya blog ga mau nampilin gambarnya karena disensor, ya kagak dapat deh^^ terlalu seram untuk dilihat.

Beruang itu menyerang kepala dan sekujur tubuh orang itu hingga kakinya mengalami luka sobek. Nah, kira-kira itulah keganasan seekor beruang. Jadi jika anda sedang piknik di hutan, hati-hati dengan segala kemungkinan yang bisa terjadi, termasuk serangan binatang liar yang tidak bisa dianggap enteng. Binatang-binatang yang hidup di hutan terlahir dengan naluri yang liar. Mereka akan menyerang siapapun yang dianggap sebagai pengganggu di daerah kekuasaannya di hutan. Jadi, tidak salah jika mereka menyerang anda karena sudah naluri hewan liar dari sononya. Hahahaha….

Source : All about Wildlife

Incoming search terms for the article:

Pertanda Seseorang Adalah ‘Kepiting’

Ada yang suka makan kepiting? Enak lho daging kepiting itu. Apalagi kalau dicampur dengan bumbu macem-macem. Dulu letika ore masih SD (yang sebenarnya), ore sering dimasakin ama mami kepiting rebus. Hanya saja, kepiting yang ore makan biasa disebut dengan ‘rajungan’. Sayangnya, sekarang mami ga pernah masak kepiting lagi gara-gara saudara kembar ore yang namanya Marsha Indira alias Ringirl suka diledekin mukanya jelek kayak kepiting rebus. Hahaha, ternyata ngaruh juga ya sampai di kehidupan nyata. Nah, menu kepiting sangatlah lexat jika dikombinasikan dengan berbagai macam bumbu dan cara memasak seperti kepiting sam manis, kepiting lada hitam, kepiting kulit lunak, dan masih banyak lagi. Lho…kok malah ngelantur ke sini ya!! Kembali ke topik yuk!

Mungkin banyak yang tahu wujud kepiting, tapi tidak banyak yang tahu sifat kepiting. Semoga teman-teman sekalian tidak memiliki sifat kepiting yang dengki. Temen-temen tahu tidak di Filipina, masyarakat pedesaan gemar sekali menangkap dan memakan kepiting sawah. Kepiting itu ukurannya kecil namun rasanya cukup lezat. Kepiting-kepiting itu dengan mudah ditangkap di malam hari, lalu dimasukkan ke dalam baskom/wadah, tanpa diikat. Keesokkan harinya, kepiting-kepiting ini akan direbus dan lalu disantap untuk lauk selama beberapa hari. Yang paling menarik dari kebiasaan ini, kepiting-kepiting itu akan selalu berusaha untuk keluar dari baskom, sekuat tenaga mereka, dengan menggunakan capit-capitnya yang kuat.

Namun seorang penangkap kepiting yang handal selalu tenang meskipun hasil buruannya selalu berusaha meloloskan diri. Resepnya hanya satu, yaitu si pemburu tahu betul sifat si kepiting. Bila ada seekor kepiting yang hampir meloloskan diri keluar dari baskom, teman-temannya pasti akan menariknya lagi kembali ke dasar. Jika ada lagi yang naik dengan cepat ke mulut baskom, lagi-lagi temannya akan menariknya turun… dan begitu seterusnya sampai akhirnya tidak ada yang berhasil keluar.

Keesokan harinya sang pemburu tinggal merebus mereka semua dan matilah sekawanan kepiting yang dengki itu. Begitu pula dalam kehidupan ini… tanpa sadar kita juga terkadang menjadi seperti kepiting-kepiting itu. Yang seharusnya bergembira jika teman atau saudara kita mengalami kesuksesan kita malahan mencurigai, jangan-jangan kesuksesan itu diraih dengan jalan yang nggak bener. Apalagi di dalam beberapa hal yang mengandung unsur kompetisi, sifat iri, dengki, atau munafik akan semakin nyata dan kalau tidak segera kita sadari tanpa sadar kita sudah membunuh diri kita sendiri.

Kesuksesan akan datang kalau kita bisa menyadari bahwa di dalam sebuah persaingan yang penting bukan siapa yang menang, namun terlebih penting dari itu seberapa jauh kita bisa mengembangkan diri kita seutuhnya. Jika kita berkembang, kita mungkin bisa menang atau bisa juga kalah dalam suatu persaingan, namun yang pasti kita menang dalam kehidupan ini.

Pertanda seseorang adalah ‘kepiting’:

  • Selalu mengingat kesalahan pihak luar (bisa orang lain atau situasi) yang sudah lampau dan menjadikannya suatu prinsip/pedoman dalam bertindak
  • Banyak mengkritik tapi tidak ada perubahan
  • Hobi membicarakan kelemahan orang lain tapi tidak mengetahui kelemahan dirinya sendiri sehingga ia hanya sibuk menarik kepiting-kepiting yang akan keluar dari baskom dan melupakan usaha pelolosan dirinya sendiri. ..Seharusnya kepiting-kepiting itu tolong-menolong keluar dari baskom, namun yah… dibutuhkan jiwa yang besar untuk melakukannya…

Coba renungkan berapa waktu yang kita pakai untuk memikirkan cara-cara menjadi pemenang. Dalam kehidupan sosial, bisnis, sekolah, pekerjaan atau agama. Dan gantilah waktu itu untuk memikirkan cara-cara pengembangan diri kita menjadi pribadi yang sehat dan sukses. Sory ya, Ra. Ore ga bermaksud buat ngeledekin kamu lho. Ini cuma pesan moral buat pembaca supaya tidak seperti kepiting. Oke deh, kamu adalah kepiting yang paling cantik dehh, hihihi *dicapit Ira*

Kisah Tragis Sang Kepiting Yang Marah

Setahun yang lalu, kalau tidak salah tahun 2008, ore berkunjung ke desa di rumah nenek di Indramayu, teman ore disana mengajak ore memancing kepiting. Bagaimana cara memancing Kepiting? Kami menggunakan sebatang bambu, mengikatkan tali kebatang bambu itu, diujung lain tali itu kami mengikat sebuah batu kecil.

Lalu kami mengayun bambu agar batu di ujung tali terayun menuju Kepiting yang kami incar, kami mengganggu Kepiting itu dengan batu, menyentak dan menyentak agar Kepiting marah, dan kalau itu berhasil maka Kepiting itu akan ‘menggigit’ tali atau batu itu dengan geram, capitnya akan mencengkeram batu atau tali dengan kuat sehingga kami leluasa mengangkat bambu dengan ujung tali berisi seekor Kepiting gemuk yang sedang marah.

Kami tinggal mengayun perlahan bambu agar ujung talinya menuju sebuah wajan besar yang sudah kami isi dengan air mendidih karena di bawah wajan itu ada sebuah kompor dengan api yang sedang menyala.

Kami celupkan Kepiting yang sedang murka itu ke dalam wajan tersebut, seketika Kepiting melepaskan gigitan dan tubuhnya menjadi merah, tak lama kemudian kami bisa menikmati Kepiting Rebus yang sangat lezat.

Kepiting itu menjadi korban santapan kami karena kemarahannya, karena kegeramannya atas gangguan yang kami lakukan melalui sebatang bambu, seutas tali dan sebuah batu kecil.

Kita sering sekali melihat banyak orang jatuh dalam kesulitan, menghadapi masalah, kehilangan peluang, kehilangan jabatan, bahkan kehilangan segalanya karena: MARAH .

Jadi kalau anda menghadapi gangguan, baik itu batukecil atau batu besar, hadapilah dengan bijak, redam kemarahan sebisa mungkin, lakukan penundaan dua tiga detik dengan menarik napas panjang, kalau perlu pergilah ke kamar kecil, cuci muka atau basuhlah tangan dengan air dingin, agar murka anda mereda dan anda terlepas dari ancaman wajan panas yang bisa menghancurkan masa depan anda, seperti nasib kepiting tadi.

Nothing Great in the World has ever been accomplished without PASSION.

Incoming search terms for the article: